Tampilkan postingan dengan label Sepeda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sepeda. Tampilkan semua postingan

10 Jun 2014

Sepeda pertama Rod@2 United Roxx



Salam Gan,

Kali ini membahas salah satu senjata pertama Rod@2 di dunia persepedahan, United Roxx beli bekas (maklum anak kost).

Speknya Om :
-          Frame United Roxx size 17 (kegedean buat Rod@2 yang punya body imut)
-          Shock depan RST Gila travel 100 (yang punya ga gila ko)
-          Grupset Shimano 9 speed kecuali Crank dari Ritchey
-          Wheelset araya ban United 1.95






Menurut pengalaman Rod@2 sepeda ini sebenarnya cukup nyaman dipakai, dengan ukuran material yang kokoh di kelasnya, sepeda ini menjadi pilihan pada jamannya apalagi konon standar bawaan pabrik sudah dilengkapi dengan gropset Shimano Deore..Hmmm.

Satu satunya kendala yang Rod@2 alami hanyalah ukuran frame yang kebesaran (bukan salah pabrik tapi memang body Rod@2 yang imut) dan travel shock depan yang terlalu pendek (enak diajak nanjak, sering jatuh waktu off road ringan). Singkat kata dengan budget 2Jt an, Rod@2 cukup puas dengan sepeda ini sebelum beralih ke sepeda AMS 125.

Salam.

Repaint Element AMS 125 (pakai cat semprot)



Setahun tak terasa ternyata Rod@2 sudah lama tidak melampiaskan bakat terpendam..hehehe.

Tulisan kali ini didasari rasa bosan dengan tampilan lama sepeda Rod@2 yang sudah buluk, tak enak dipandang, dan hitung-hitung buang sial. Rod@2 memutuskan untuk melakukan perubahan warna yang pada frame Elemen AMS 125.



Perubahan warna dilakukan dengan cara yang sederhana, hanya bermodalkan cat semprot yang didapat di toko terdekat (bukan kaset dan cd).

Tahap persiapan :
1.       Paint remover (soda api) yang sudah jadi (Rp 19.000)
2.       Kuas (Rp 2.500)
3.       Ampelas halus (Rp 2.500)
4.       Compoud halus (Rp 6.000)
5.       Cat semprot tentu saja
-          1 kaleng warna putih sebagai dasar (Rp 20.000)
-          2 kaleng warna hijau hino dutro (Rp 40.000)
Total (Rp 90.000)

Langkah-langkah yang rod@2 lakukan.

1.       Melakukan bongkar semua part yang menempel di frame sepeda (urusan bongkar membongkar Rod@2 jagonya..hehehe).
2.       Menghilangkan sisa-sisa cat yang ada di frame dengan paint remover (awas kena tangan, perih perih gimana).
3.       Cuci frame sampai bersih dan gosok dengan ampalas halus untuk menghilangkan kotoran membandel.
4.       Setelah bebas dari air, Rod@2 melakukan pengecatan dengan warna dasar putih, ulangi hingga cukup dirasa rata.
5.       Gosok dengan amplas halus supaya rata setelah kering
6.       Tahap pengecatan dengan warna, Rod@2 melakukan dengan sngat sabar (inilah ujian terberat) hingga semua bagian rata (4-5 lapis)
7.       Menggosok frame dengan compound halus hingga rata dan mengkilat, Rod@2 tidak melakukan penyemprotan dengan vernis karena sudah keburu nafsu merakit sepeda..hehehe
8.       Mengembalikan part2 ke sebagaimana mestinya (puyeng-puyeng).
9.       Seting sebentar.

Dan Hasilnya :







Dengan modal yang tidak begitu besar dan kesabaran Rod@2 merasa puas dengan hasilnya, semoga berguna.

Salam.
 

27 Mei 2013

Gowes Jalur Jatiasih, Bogor



Hi bro (tiru-tiru sapaan spido new vixion..he),

Pengalaman menarik menjajal track JJ (Jalur Jatiasih) bersama anak-anak GAP (Goweser Antariksa Permai) Community. Berawal dari Bandung, sepeda langsung diterjunkan menuju basecamp anak-anak GAP  di daerah Cikeas (baru kali ini Rod@2 lewat depan rumahnya SBY) total ada 8 sepedah yang sukses diangkut. Berangkat hari sabtu sepeda lewat jalan tol (sepeda di dalam mobil tentu saja) hingga sampai di Perumahan Antarikasa, rakit sepeda, diselingi welcome party (dangdut) anak-anak GAP, dan istirahat buat gowes paginya. 

Minggu pagi pkul 7.30 gowes dimulai start di basecamp GAP menuju track JJ..sakali lagi lewat rumahnya SBY (lewat belakangnya aja) dan beberapa  kali melewati jembatan gantung dari bambu (pengalaman pertama bagi Rod@2). Disini pemandangan tidak ada kata2 malu untuk menunjukkan dirinya, sepanjang perjalanan disuguhi dengan kombinasi pohon rindang dan ilalang (awas gatel kena ilalang). Sesampai di Track JJ adrenalin serasa dipompa, sangking nafsunya Rod@2 langsung saja masuk ke track (penunjuk arah sering kali dilibas) jadi terpaksa memperlambat laju dan menahan diri untuk di belakang sang penunjuk arah. Track disini lumayan menantang, single track dihiasi dengan beberapa tikungan tajam (tikungan cilukba) dan melewati beberapa pekarangan penduduk (bukan rumah SBY) jadi perlu ekstra hati-hati agar tidak nabrak orang (terutama anak2 kecil yang sering bermain). Ketika sedikit capek  ..wow… dikejutkan dengan adanya warung yang ternyata memang tempat istirahat buat para goweser di jalur ini (saran Rod@2 coba Jahe anget) tempat nyaman dan dikelilingi penampakan pohon bambu yang rindang. Perjalan pun dilanjut menuju tantangan berikutnya, Turunan grand canyon (bener ga ya..maap kalau salah) dan turunan koboy. Sayang terjadi kecelakaan kecil hingga terpaksa beberapa tantangan dilewatkan begitu saja (Rod@2 tetap nekat mencoba tantangan yang sayang untuk dilewatkan..hehe).





Perjalanan disudahi dan kembali menuju basecamp GAP…tapi wuueeiiitss…tunggu dulu…rombongan sempat menikmati lezatnya masakan ikan gabus…hmmm mantab, dan lagi2 dalam perjalanan pulang mampir lagi di warung dekat jembatan gantung bambu yang dijaga nyai-nyai (perkuat iman…jangan menginap). Sampai basecamp sharing pengalaman, loading sepeda, pamit pulang ke Bandung melanjutkan rutinitas.

Special thanks to GAP (Goweser Antariksa Permai) Community
(Jangan ditiru..tidak pakai rem depan..tidak safety)

22 Mei 2013

Scott Scale 20



Salam Gan. 

Rod@2 ingin berbagi tentang senjata ketiga, senjata pertama buat offroad (lain kali akan dibahas) dan senjata kedua sudah dilipat di dompet, sedangkan senjata keempat masih dalam tahap ekplorasi..Hehe.

SCOTT Scale 20 (Rakitan)

Frame              : Sacott Scale 20 ukuran S
Grup set           : Mix (Deore, SLX, XT)
Wheel set         : 1. Element Xero Xad3 (Lumayan ringan dan harga terjangkau dengan spoke pipih)
                          2. Alexrims hub shimano 32 hole (rakitan)
Ban                  : 1. Maxis detonator ukuran 1.25
                          2. Maxis crossmark ukuran 2.1
Fork                 : Mosso generik
Seat post          : Bontrager carbon
Stang, tanduk    : Folker carbon

Selama pemakaian dengan sepeda ini Rod@2 merasa nyaman, sesuai tubuh yang tidak terlalu tinggi 162cm. Nyaman karena diajak (tergantung tenaga) nanjak nampol terus, diturunan stabil, belok ektrem juga tidak goyang. Ga nyamannya hanya jika ketemu jalan rusak aja, tanpa suspensi ampun-ampunan deh.

Perjalanan yang pernah Rod@2 tempuh dengan sepeda ini
-          Bandung-Pangandaran (3X) + 1x tidak finis karena mekasakan diri ketika sedang sakit
-          Bandung-Pelabuhan ratu
-          Bandung-Cianjur (lupa berapa x)
-          Bandung-sawit (muter)
-          Bandung-Cirata
-          Bandung-Pangalengan
-          Bandung-Gambung
-     Bandung-Kawah darajat
-          Dan seputaran bandung untuk setiap sabtu

Nilai untuk sepedah ini 3.8 skala 5